Sunday, September 10, 2006

First Launch di Bibir Lake Biwa


Hari ini aku coba sepeda baru yang dibeli di AL Supermarket, malam sebelumnya. Si Biru, begitu dia kupanggil, berfitur multi speed and automatic pumping. Ada saluran pipa transparan yang menghubungkan as roda dan ban, sehingga udara dalam ban selalu sesuai dengan standard pabriknya alias nggak perlu repot mompa. Terima kasih atas bantuan Bu Ika dan Pak Andi dalam mencari sepeda idaman itu.

Setelah mencoba rute kampus Ritsumeikan di BKC, aku langsung meluncur pulang. Tiba-tiba sesuatu melintas di kepalaku. Danau Biwa. Ya, kenapa tidak? Hanya 20 menit dari apato. Maka meluncurlah aku ke sana dan menyaksikan keindahan danau terbesar di Jepang ini. Allahu Akbar, seruku sembari memandang dengan takjub keindahan danau ini, dengan pemandangan jembatan Omi-ohashi di kejauhan.

Omi-ohashi bridge
[diambil dari image.yahoo.com. Terima kasih buat juru foto yang mengabadikan gambar tersebut. Copy left khan? :)]

Dua puluh menit berselang, aku kembali mengayuh sepeda di bibir biwako. Kali ini tujuanku adalah mencari pusat grosir Amica, tempat yang menjual daging ayam halal dari Brazil. Setelah lirik sana lirik sini, akhirnya Amica kutemukan. Dan Alhamdulillah, memang benar ada 2 jenis daging ayam halal di sana. Mas Wiby, terima kasih atas infonya.

Iseng-iseng, aku beli snack dan makan siang di bibir danau. Ah, seandainya istri dan anakku ada di sebelahku, pasti lebih indah terasa.

[Hehe sorry, saya tidak pandai mengolah kata. Ini kali pertama ngeblog.]

2 comments:

dysa said...

chotto wakarimasen..maksudnya first launch (peluncuran perdana) atau first lunch (makan siang perdana)..?
TBI english for you bisa2 ga dpt job lg neh klw lulusannya ga bs milih kt2 bhs inggris yg tepat..membingungkan yg baca gitu..

Abi Ridwan said...

Maksudnya peluncuran perdana sepeda (si Biru) di bibir Lake Biwa. Hehe, maap kalau bikin bingung.