Tuesday, September 12, 2006

Recycle Shop dan Imigrasi

Hari ini saya ke Recycle Shop (ReS). Oh, ya. Hunting peralatan rumah tangga di Recycle Shop adalah acara wajib kedua setelah mencari apato (apartement). Dua ReS saya jelalahi, pertama adalah ReS di daerah Kasayama (nggak tahu namanya kanji semua!) dan yang kedua adalah Takarajima di bilangan Seta, depan sebuah driving school. Yang disebut belakangan lebih baru, makanya nggak bisa nawar.


Habis berapa semuanya, ya? Sebentar, saya hitung dulu.

Kompor/stove (propane) 3500
Meja dengan pemanas 5500
Vacuum cleaner 770 (model lama tapi masih bagus)
TV Sanyo 2006 9500 (harusnya lebih murah, tapi biarin deh. Baru je ...)
Mesin cuci 4.2 kg 12800
Microwave Sanyo 6800
Meja tulis 1098
Meja TV dengan 3 drawers 998

Total 40966 yen belum termasuk pajak 5%. Ongkos angkut 1000 yen. Karpet, kulkas, utensil, wheel chair dan lainnya tidak saya beli karena ada lungsuran dari senior :). Besok rencana mencari futon. Katanya yang murah di Toys R Us dekat Lake Biwa.

Kalau kondisinya tidak ada lungsuran, mungkin perlu 100 ribuan untuk semuanya (termasuk futon dan sepeda).

BTW, hari ini istri dan 2 anakku ke kantor Imigrasi Bogor untuk membuat passport. Rencananya mereka akan menemaniku di negeri Sakura ini. Wah, bakal seru deh Ichiriyama Haitsu 102 jika mereka datang Februari tahun depan.

Untuk dapat membawa/mengundang keluarga ke Jepang, Imigrasi Jepang akan mengeluarkan Eligibility Card untuk pengurusan visa di Kedubes Jepang di Indonesia. Mereka akan mengeluarkan kartu itu jika kita melampirkan akte nikah dan akte kelahiran anak. Tentu saja semua dokumen itu harus asli dan ada salinan resminya dalam bahasa Inggris. Guna lebih mempermudah, perlu juga disertai terjemahan ke dalam bahasa Jepang. Gampang koq!

No comments: